Saat ini yang aku inginkan adalah segera MOVE ON! ya, hanya dua kata, MOVE ON!!
Aku sudah tidak tahan lagi dengan kelakuannya, semalam (8 Mei 2016) dia hampir saja membuat air mataku jatuh didepannya dan kakak rohaniku. Bagaimana tidak, dia bercerita tentang cewek yang sedang didekatinya semalem, awalnya dia tidak mau cerita akan tetapi setelah acara makan malam selesai dan kakak rohaniku selalu berusaha menanyakan siapa pacar dia yang sekarang? Hingga akhirnya, ia pun buka suara.
Dia menunjukkan foto-foto cewek tersebut ke kakak rohaniku dan kakak rohaniku kasih aku kode kalau cewek tersebut adalah cewek yang aku maksud. Sebelumnya aku pernah bilang kalau dia uda punya pacar sekarang ke kakak rohani aku. Lanjut, aku sudah curiga sama dia waktu aku cek timeline facebook, ada tulisan "Andreas commented this pictures" karena aku penasaran akhirnya aku buka dan aku menemukan beberapa comment dari dia "ya orang yang ku cintai", "ya orang ku sayang" dan itu membuat aku kecewa. Sangat sangat kecewa.
Akan tetapi, rasa kecewa itu tidak mengganggu pikiranku sama sekali sehingga aku pun tetap bisa menjani hidup dengan normal ditambah lagi dengan chatingan kita beberapa waktu lalu yang intinya dia tidak menunjukan bahwa dia uda punya kekasih dan seolah-olah dia ingin menarikku kembali dengan perkataan-perkataan yang ia berikan. Bahkan dia pun pernah bilang "o ya baguslah" ketika dia nanya aku lagi deket sama seseorang ya? Dan aku bilang gak, aku masih nyaman sendiri. Refleks aku kaget dengan reaksinya akan tetapi aku tetap nggak mau menanyakan hal itu lebih lagi.
Semalem, satu per satu kalimat yang ia lontarkan benar-benar menusuk hatiku hingga membuat goresan-goresan baru yang sangat indah dihati ini, perkataannya pun sedikit menyindir aku yaitu kita sama-sama saling mengakui dan itu dia ucapkan sampai 2x entah dia bermaksud menyindir aku atau tidak tapi yang jelas aku tersinggung. Dia juga sedikit bercerita tentang itu cewek dan dia kasih liat foto ceweknya itu ke kakak rohani aku dan mereka hanyut dalam pembicaraan tentang itu cewek dan seketika aku merasa sedang berada di planet lain karena hingga beberapa waktu mereka lupa dengan kehadiranku. Aku beberapa kali menarik nafasku dalam-dalam dan menjaga sikapku agar tak terlihat cemburu. Dan ketika aku bilang aku mau liat dong kak tapi dia nggak mau kasih liat tapi akhirnya dia kasih liat juga fotonya dan aku berkomentar cantik.
Setelah dia kasih liat foto ceweknya, dia kasih liat aku foto dia sambil bilang ini orang keren atau ganteng gitu, orang yang pernah sayang sama kamu sambungnya dan aku hanya bisa berkata nggak kenal. Dia kasih liat lagi fotonya yang lain dan bilang, siapa tau orang ini masih sayang sama kamu dan aku hanya bisa memberikan jawaban yang sama yaitu nggak kenal. Entah apa maksudnya yang pasti aku benar-benar merasa dipermainkan sama dia, pikiran aku kacau, aku galau, kesel, kecewa, marah, sedih semua bercampur jadi sampai aku meneteskan air mata karena ingatan tentang kejadian barusan selalu terputar dikepalaku berulang-ulang kali sehingga membuatku terjaga semaleman.
Dan hari ini aku merasa lelah, tidak semangat dan ngantuk banget yang pasti. Bahkan aku masih merasakan kekecewaan hingga tanpa aku sadari aku merasakan air asin dan air mataku pun menetes beberapa kali hari ini. Aku bertekad untuk benar-benar melupakannya sekarang, aku juga sudah meng"hide" aplikasi facebook dan messenger di hp ku agar aku nggak stalk facebook mereka lagi. Semua chat, screenshoot dan foto-fotonya sudah aku hapus semuanya. Saat ini yang aku inginkan adalah cepat-cepat melupakannya. Aku tidak ingin dia melukai hatiku lagi dan aku tidak akan mengizjinkannya, aku tahu dia baik tapi dia bukan yang terbaik buat aku.
Gift From God
What we are is God's gift to us.. What we become is our gift to God..
Minggu, 08 Mei 2016
Selasa, 03 Mei 2016
Sakit Untuk Yang Kesekian Kalinya
Tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat.. Yes, time flies so fast! Walau waktu silih berganti, musim panas berganti dengan musim hujan, jam berganti hari, hari berganti bulan, dan bulan pun berganti tahun. Akan tetapi, hatiku tetap memilihmu. Aku sudah mencoba untuk tidak perduli terhadapmu, bahkan rasa kangen yang begitu luar biasa merasuki ku aku hanya bisa memendam rasa itu, biar rasa itu aku yang rasa karena aku tahu kamu sudah tidak memiliki hal yang sama hingga luka yang kau berikan ini menjadi kering seiring berjalannya waktu.
Tadi malam (3 Mei 2016), salah seorang kakak pembina rohani aku bbm dan tiba-tiba saja dia membahas soal hubunganku dengan Andreas. Dia menanyakan apa yang telah terjadi satu tahun lalu itu dan pada akhirnya aku mulai bercerita tentang yang sebenarnya, ya sebenar-benarnya. Dulu, aku sangat tidak suka dengannya, karena menurutku kata-katanya yang terdengar kasar alias ceplas-ceplos kalo ngomong dan ada tinggi hati kalau dilihat dari gaya bicaranya. Lelaki itu bernama Andreas, ia memulai hubungannya dengan aku dengan chat lewat facebook aku awalnya aku tidak mau meladeni dia akan tetapi karena dia kenal sama tante dan kakak pembina aku jadi aku tidak enak jika cuekin dia akhirnya kita mulai berkenalan. Karena menurutku agak ribet kalau chat via facebook aku pun memutuskan untuk minta pin bb dia ke salah satu tanteku dimana tanteku kenal dengannya karena dia suka bawa kotbah di persekutuan komplek rumah dimana aku tinggal. Ok, back to topic, selama kita chat dia selalu ingin menjemputku pulang kantor dan aku selalu menolaknya, aku menolak karena aku tidak punya perasaan apapun terhadapnya dan semakin hari dia mulai mengatakan kalau dia suka sama aku dan aku jawab dengan candaan iyalah kamu suka sama aku, kalo kamu nggak suka mana mau kamu bertemen sama aku dan dia pun menjawab iya juga ya. Hahahaha, suatu jawaban yang sangat gamang menurutku.
Waktu terus berlalu dan dia pun semakin hari bilang kalau dia sayang terhadapku dan saat itu pun aku terdiam, aku mencoba bertanya pada hatiku, apakah aku ada feeling sama dia? Jujur, aku mulai merasa nyaman dan semenjak dia hadir dalam hidupku, aku mulai merasakan hari-hariku berbeda dengan biasanya. Tapi, aku tetap tidak merasakan cinta itu dalam hatiku sehingga aku menjawab aku uda anggap kamu seperti kakak aku sendiri dan aku gak ada perasaan apa-apa sama kamu. Ternyata kegigihannya tidak sampai disitu, ketika aku pameran di MKG (Mall Kelapa Gading), dia rela jemput aku jelas-jelas itu mall tempatnya jauh banget dari rumahnya dan malam itu kesel banget sama dia, kesel pake banget gimana nggak coba, aku uda info ke dia paginya, aku pameran di MKG 2 ya kak, iya katanya. Siangnya aku bilang lagi inget di MKG 2, dia bilang iya dan malam harinya, aku tanya dia dimana? Aku sebentar lagi uda mau pulang waktu itu kira-kira uda hampir jam 9 malem dan dia bilang dia uda sampe dan lagi nyari booth aku dan aku jelasinlah booth aku posisinya dimana. Setengah jam berlalu tapi batang hidungnya belum kelihatan disekitaran akhirnya aku telepon dia lagi dan nggak diangkat-angkat dan singkat cerita, dia tiba jam 10 lewat bahkan hampir jam 10.30 dia tiba dan kemarahan aku memuncak. Untung supir kantor baik mau nemenin aku sampe dia dateng padahal aku uda bilang, aku ikut mobil kantor aja pulangnya, biar aja dia aku tinggal.
Sepanjang perjalanan pulang, dia berusaha menjelaskan kenapa dia telat dan ternyata dia salah masuk mall. Bodoh hanya itu yang terlontar dari mulutku. Dan dia balas iya aku bodoh. Aku tahu kata-kataku tadi kasar dan mengingat perjuangan dia akhirnya hatiku melunak dan sebelum dia mengantarku sampai rumah, aku ajak dia mampir ke McD karena aku lapar dan aku tahu dia lelah. Rencana mau sampe rumah cepet ternyata jam 11.30an juga aku tiba dirumah. Dari situ dia sering jemput aku dan bahkan terkadang aku yang minta dijemput. Hehehe
Malam itu, tepatnya tanggal 16 Juli 2015 merupakan hari yang tidak aku duga, dia menyatakan perasaannya padaku. Ciyee yang ditembak.. Untung nggak metong yak.. Wkwkwk. Ya, dia menyatakan perasaannya padaku, dia meraih tangan kananku dan dia berlutut didepanku, so sweeeettt banget ya dan harusnya aku senang karena sebentar lagi aku punya pasangan dan nggak jomblo lagi tapi tidak denganku, perasaanku merasakan yang sebaliknya, aku hanya bisa diam mencerna kata-katanya lalu aku berkata sebenernya aku uda nyaman sama kakak, aku juga sayang sama kakak dan dia bilang berarti kita -tidak sela ku. Kakak mau kan nunggu aku? Karena aku harus memastikan lagi perasaanku yang sebenarnya karena aku mau hubungan yang serius dan dia bilang iya, aku juga mau serius sama kamu, lalu mencium punggung tangan kananku.
Esok harinya, bangun tidur aku langsung cek hpku karena biasanya dia selalu menyapaku dipagi hari hingga mataku terpejam kembali kami selalu berkomunikasi via bbm kalau memang tidak bisa bertemu. Akan tetapi, aku tidak menemukan nama dia diurutan bbm yang masuk. Dia tidak menyapaku pagi ini akhirnya aku yg chat dia duluan, sekali-sekali tak apalah aku yang chat dia duluan dan dia jawab bbm aku singkat, sesingkat-singkatnya, aku telepon juga gitu ingin cepat-cepat mengakhiri pembicaraan dan akhirnya aku tahu ada yang salah, ya pasti ada sesuatu yang tidak beres dan bencinya aku tidak tahu apa itu.
Mau tidak mau aku bertanya ada apa dengan dia? Dan dia bilang tidak ada apa-apa akan tetapi sikapnya dia jelas menunjukkan ada apa hingga beberapa hari kedepan dia masih tetap begitu, menghindar dariku. Aku lelah dan nggak tau mau bersikap seperti apa dan jujur aku galau, sempat aku berpikir yang tidak-tidak tentangnya ya, dia hanya mempermainkan perasaanku, dia hanya penasaran saja sama aku, dia nggak bener-bener sayang sama aku, pikiran-pikiran itu terus muncul dibenakku membuatku nangis sejadi-jadinya. Sakit, hanya kata itu yang bisa menggambarkan perasaanku saat itu. Sakit. Tapi, aku tidak menyerah sampai disitu, aku terus hubungi Andreas sampai pada akhirnya dia menyerah dan dia menceritakannya padaku.
Dia bilang kalau ada yang bilang ke mentornya kalau dia suka jemput aku dan pada akhirnya dia ditegor sama mentornya, dibilang nggak fokus pelayanan, dsb. Dan orang itu adalah tanteku sendiri. Tanteku kenal banget sama mentornya dan waktu itu memang bilang kalau Andreas suka jemput aku dan mentornya bilang oh ya, kok bisa? kan searah pulang dari kantor dia ke kantor aku kak, dan mentornya bilang oh iya gapapalah kan searah ini dan aku bener-bener nggak nyangka omongan ringan itu memiliki efek yang begitu besar terhadap hubungan kita dan Andreas bilang trus kamu bilang apa? Dan salahnya aku bilang aku gak bilang apa-apa karena kondisi fisikku lagi kurang fit dan aku sampai mun*ah waktu kita (mentornya, tanteku dan aku) lagi makan malem dan Andreas marah dan dia berkata dia nggak mau kalau ada orang yang ikut campur dalam hubungan kita. Dia juga berpesan, kalau ada lelaki yang deketin aku lagi, jangan sampai masalah seperti ini terulang lagi. Aku tahu dia mundur dan aku nggak mau itu terjadi, aku nggak mau kehilangan dia karena aku sayang banget sama dia, jadi aku bbm seperti itu ke dia dan dia bales aku juga sayang sama kamu.
Setelah kejadian itu, dia mulai menjauh dari aku hanya sesekali aja kita bbm an itu juga hanya membicarakan hal-hal ringan. Seiring waktu berjalan aku pun mulai belajar menerima ini semua dan aku memutuskan untuk tidak berhubungan dengannya dulu karena aku mau memulihkan hati aku, akan tetapi Andreas nggak mau, dia nggak mengizinkan hal itu terjadi, kita berdoa aja kalau emang berjodoh biar Tuhan buka jalan dan akhirnya aku mengurungkan niatku. Tidak mudah bagiku untuk move on dari seseorang yang aku sayang apa lagi aku tipe orang yang tidak mudah jatuh cinta. Hari-hari yang aku lalui begitu kelabu, aku belum terbiasa tanpa kehadiarannya dihidupku. Biasanya kalau kangen tinggal bilang sekarang aku tidak bisa melakukan hal itu lagi dan itu semua aku pendam sendiri hingga dadaku terasa sesak karena tidak bisa menanggung itu semua sendiri, terkadang ada keinginan untuk bbm dia duluan jika memang rasa kangen ini tak tertahankan akan tetapi aku mengurungkan niatku dan disaat yang bersamaan ada chat masuk dari dia, seolah-olah dia juga merasakan hal yang sama.
Diawal tahun 2016 ini, sewaktu dia pulang ke Medan, dia ada bbm aku, tiba-tiba nanya aku uda move on apa belum? Pasti uda bisa move on kan? Lalu aku tanya kakak masih sayang sama aku? Dia bilang sayang sebagai apa? Kalau cinta sudah nggak lagi. Disaat itu luka yang sudah mau pulih itu menjadi basah kembali, begitu menyakitkan. Lalu aku bilang aku juga, tapi aku masih sayang sama kakak. Kamu harus bisa melupakan semuanya dan kamu pasti dapat yang terbaik kok. Aku hanya bisa membalas, tenang aja hati aku kuat kok. Selang beberapa waktu kejadian seperti ini terulang lagi dia bilang anggap aja diantara kita nggak terjadi apa-apa ketika dia menanyakan kabarku dan jawaban yang aku berikan tidak seperti biasanya, aku bilang nggak usah sapa-sapa aku lagi. Karena aku berpikir, aku harus bisa lupain dia dan aku nggak mau hati aku terluka lagi untuk kesekian kalinya olehnya. Dan semenjak itu, dia bener-bener jaga jarak denganku, disatu sisi aku senang tapi disisi lain aku sedih karena dia menjauh dari aku.
Hingga kini, aku sudah terbiasa tanpa dia dan mulai menjalani hidupku seperti sedia kala walau kadang perasaan itu suka muncul tiba-tiba dan itu sangat mengesalkan! Dan setelah aku menceritakan semua ke kakak rohani aku itu, dan aku bertanya balik ke dia bagaimana cerita Andreas ke dia? Dan jawabannya sama persis dan dia bilang kalau Andreas itu gak main-main sayang sama aku cuma yang membuat dia kecewa adalah kenapa belum apa-apa mentornya dia uda tau duluan dan dia nggak enak sama mentornya dan satu lagi, dia merasa dia berjuang sendiri dan merasa kalo aku nggak memihak ke dia, harusnya aku bilang kalau aku yang minta jemput sama dia gitu kata mentorku. Jujur, sampai detik ini aku masih sayang sama Andreas walau aku tahu aku sudah tidak bertahta dihatinya lagi saat ini, posisiku sudah tergantikan oleh gadis lain dan mendengar itu semua luka ini menjadi sangat basah dan terasa begitu perih dan sakit. Aku juga kecewa kenapa dia nggak menjelaskan itu semua ke aku? Dia berharap aku mengetahui apa keinginan dia sedangkan dia nggak pernah kasih penjelasan apa-apa ke aku, sinting! Aku bukan cenayang yang bisa membaca pikiran orang. Dan andai dia jelasin semua waktu itu maka aku bisa memberikan klarifikasi ke mentornya dan bukannya malah mundur. Aku pun tak tinggal diam, walau aku tahu apa yang akan aku lakukan tidak akan membuahkan hasil apa-apa akan tetapi aku tetap tidak enak sama mentornya akhirnya aku sms mentornya aku bilang kalau aku mau klarifikasi omongan tanteku yang bilang kalau Andreas suka jemput aku, sebenernya aku yang minta dia jemput kak. Atas pengertiannya, aku ucapkan terima kasih. Gbu
Andai Tuhan memberikan aku kesempatan kedua, aku ingin memulai dengannya dari nol lagi, dari awal lagi karena dia masih tetap tinggal dihati aku walau terkadang aku bilang sama orang-orang aku uda move on karena aku nggak mau terlihat lemah dimata Andreas.
Selasa, 06 Oktober 2015
10 Cara Menghilangkan Rasa Cinta Pada Seseorang
Tidak aneh jika memiliki niat untuk
menghilangkan rasa cinta pada seseorang, karena semua itu memiliki
alasan untuk diwujudkan. Bisa saja karena terlalu menderita saat terus
disakiti, ingin melupakan mantan, atau mengakhiri cinta bertepuk sebelah
tangan. Bukan hanya karena alasan itu, tapi juga alasan tersendiri yang
hanya bisa disimpan dalam hati agar tidak diketahui oleh orang lain.
Intinya, menghilangkan rasa suka bahkan cinta yang mendalam pada
seseorang demi kebaikan diri sendiri atau demi kebaikan Semua.
Ketakutan karena penderitaan dari Orang yang dicintai biasanya jadi alasan paling umum. Oleh karena itu, madjongke.com dengan senang hati memberikan cara untuk menghilangkan rasa cinta yang mendalam pada seseorang. Tapi sebelum itu, untuk memudahkan kenali dulu penyebab rasa cinta itu bisa ada.
Penyebab tumbuhnya rasa cinta
Penampilan
Penampilan adalah penyebab paling umum orang bisa jatuh cinta. Biasanya hal ini didasari karena nafsu. Untuk pembuktian, saat orang yang dianggap menarik dan telah membuat jatuh cinta tersebut berubah penampilan, maka rasa cinta itu bisa berkurang bahkan perlahan bisa hilang. Dan rata-rata awal tumbuhnya rasa cinta karena satu hal ini, yaitu penampilan. Sehingga semakin baik penampilan seseorang, bisa membuat rasa cinta itu semakin besar dan sulit untuk dihilangkan.
Sikap
Kedua jatuh cinta karena sikap. Sikap yang dimiliki begitu mengagumkan. Cinta karena hal ini biasanya jika kedekatan sudah cukup lama diantara keduanya. Atas dasar kagum tumbuhlah rasa cinta. Selama sikap itu ada maka cinta akan tetap bisa terjaga. Sayangnya meski cinta itu terjaga, belum tentu mendapatkan balasan yang sesuai.
Kebutuhan
Cinta karena kebutuhan maksudnya adalah apa yang dibutuhkan ada pada orang yang telah membuat jatuh cinta. Apa yang bisa dia berikan atau dia punya jarang bisa didapat dari orang lain. Kalaupun bisa dapat dari Orang lain sepertinya tidak begitu maksimal bahkan jauh dari cukup.
Kebersamaan
Kebersamaan bisa menjadi penyebab adanya rasa cinta. Apapun status awalnya jika kebersamaan itu sering terjadi maka rasa kehilangan akan ada jika keduanya terpisah. Cinta karena satu hal ini, rata-rata dialami oleh orang yang satu lokasi dalam aktivitas rutinan. Cinlok menjadi sebutan umum dalam keadaan ini.
Kenyamanan
Merasa nyaman saat ada didekatnya. Entah dia merasakan hal yang sama hanya pada satu orang atau biasa saja karena rasanya biasa pada semua orang, jika apapun yang ada dan dilakukan bisa memberikan kenyamanan, bisa membuat jatuh cinta.
Ketakutan karena penderitaan dari Orang yang dicintai biasanya jadi alasan paling umum. Oleh karena itu, madjongke.com dengan senang hati memberikan cara untuk menghilangkan rasa cinta yang mendalam pada seseorang. Tapi sebelum itu, untuk memudahkan kenali dulu penyebab rasa cinta itu bisa ada.
Penyebab tumbuhnya rasa cinta
Penampilan
Penampilan adalah penyebab paling umum orang bisa jatuh cinta. Biasanya hal ini didasari karena nafsu. Untuk pembuktian, saat orang yang dianggap menarik dan telah membuat jatuh cinta tersebut berubah penampilan, maka rasa cinta itu bisa berkurang bahkan perlahan bisa hilang. Dan rata-rata awal tumbuhnya rasa cinta karena satu hal ini, yaitu penampilan. Sehingga semakin baik penampilan seseorang, bisa membuat rasa cinta itu semakin besar dan sulit untuk dihilangkan.
Sikap
Kedua jatuh cinta karena sikap. Sikap yang dimiliki begitu mengagumkan. Cinta karena hal ini biasanya jika kedekatan sudah cukup lama diantara keduanya. Atas dasar kagum tumbuhlah rasa cinta. Selama sikap itu ada maka cinta akan tetap bisa terjaga. Sayangnya meski cinta itu terjaga, belum tentu mendapatkan balasan yang sesuai.
Kebutuhan
Cinta karena kebutuhan maksudnya adalah apa yang dibutuhkan ada pada orang yang telah membuat jatuh cinta. Apa yang bisa dia berikan atau dia punya jarang bisa didapat dari orang lain. Kalaupun bisa dapat dari Orang lain sepertinya tidak begitu maksimal bahkan jauh dari cukup.
Kebersamaan
Kebersamaan bisa menjadi penyebab adanya rasa cinta. Apapun status awalnya jika kebersamaan itu sering terjadi maka rasa kehilangan akan ada jika keduanya terpisah. Cinta karena satu hal ini, rata-rata dialami oleh orang yang satu lokasi dalam aktivitas rutinan. Cinlok menjadi sebutan umum dalam keadaan ini.
Kenyamanan
Merasa nyaman saat ada didekatnya. Entah dia merasakan hal yang sama hanya pada satu orang atau biasa saja karena rasanya biasa pada semua orang, jika apapun yang ada dan dilakukan bisa memberikan kenyamanan, bisa membuat jatuh cinta.
Sukai orang lain
Menyukai orang yang memiliki satu nilai lebih dari orang yang dicintai saat ini. Awalnya memang sulit, tapi jika sudah terbiasa hal itu akan terasa mudah. Perlahan tapi pasti cinta kamu pada seseorang akan memudar. Akan tetapi, jangan mencari kesamaan. Temukan hal baru pada Orang lain. Dan yang pasti jangan membandingkan keduanya.
Kurangi komunikasi
Kurangi komunikasi dengan orang yang kamu cintai. Bahas saja yang perlu dibahas jika memang harus. Jangan terlalu banyak basa basi apalagi sekedar omong kosong. Dengan begini, Kamu akan terbiasa tanpa Dirinya secara perlahan. Semakin lama ikatan batin tidak akan terasa lagi.
Kurangi kebersamaan
Jarang bertemu bahkan jarang bersama, awalnya berat karena rasa kangen semakin besar. Tapi lama-lama akan terbiasa dan kamu bisa nyaman tanpa dirinya. Jika seandainya ada kesempatan untuk bersama, pikirkan hal buruk yang bisa buat Kamu tidak nyaman. Pikirkan jangka panjang jangan hanya menuruti perasaan sesaat.
Sibukkan diri
Sibukkan diri dengan aktivitas menyenangkan. Asal tidak merusak diri, teruslah menyibukkan diri dalam hal yang positif. Yang terpenting hal itu bisa memberikan kesenangan bagi diri kamu dan bisa mengalihkan pikiranmu dari dirinya.
Jadilah orang yang disukai
Saat kamu banyak disukai oleh Orang, kamu akan merasa senang dan lebih suka pergi tanpa ada orang yang kamu cintai, awalnya bisa mengalihkan tapi lama-lama bisa menghilangkan rasa cinta. Dan untuk itu caranya sudah ada di blog madjongke.com ini.
Lihat keburukannya
Memang terkesan buruk tapi itulah caranya. Lihat keburukan juga kekurangannya. Terus cari keburukan dirinya dan lupakan perjalanan romantis dalam kehidupan cinta dengan dia. Lupakan juga kelebihan juga kebaikan yang pernah dia lakukan. Kesalahan kecil segera anggap sebagai kesalahan besar. Tidak ada ampun untuk setiap kesalahan apapun. Kejam, tapi bisa dicoba.
Tentukan yang kamu butuhkan
Apa yang kamu butuhkan dari orang yang kamu cintai. Perhatian, materi, atau tindakan cinta. Jika sudah didapatkan jangan berpikir tentang hal lain. Jangan terlalu mendalami rasa cinta. Dan seandainya kamu sudah tidak dapat dengan apa yang kamu butuhkan, tentu saja sudah tidak ada lagi pentingnya rasa cinta. Lupakan rasa cinta itu dengan cara yang sudah madjongke.com berikan diatas juga pada artikel lainnya.
Fokus pada tujuan awal
Tentu saja fokus pada tujuan awal sebelum kenal atau mudahnya sebelum jatuh cinta padanya. Kamu harus melanjutkan tujuan Kamu yang tidak ada hubungannya dengan Dia. Ingat, masa depan itu lebih penting daripada memikirkan Dia yang seharusnya tidak Kamu cintai.
Jangan takut dengan resiko
Jangan takut dengan resiko karena tindakanmu yang menunjukkan ingin menghilangkan rasa cinta terhadap Dirinya. Ini sangat perlu karena kebanyakan Orang ingin menghilangkan rasa cinta tapi selama proses itu masih ada rasa takut kehilangan Orang yang dicintai tersebut. Jika memang ingin hilang jangan takut melakukan penolakan, membuang kesempatan untuk bersama Dia, dsb. Intinya, jangan takut kehilangan Dia saat rasa cinta itu masih ada.
Buatlah peluang untuk dapat yang lebih baik semakin besar
Maksudnya adalah mencari cara agar bisa dapat Orang yang lebih baik dari Dia. Caranya sudah ada di blog madjongke.com ini. Salah satu caranya adalah dengan terus memperbaiki diri agar bisa diinginkan oleh kalangan Orang yang lebih baik dari Dia. Yang paling penting jangan selalu melihat hasil tertinggi tapi nikmati setiap perubahan baik yang ada secara bertahap dalam perubahan Kamu, itu pasti ada.
Menyukai orang yang memiliki satu nilai lebih dari orang yang dicintai saat ini. Awalnya memang sulit, tapi jika sudah terbiasa hal itu akan terasa mudah. Perlahan tapi pasti cinta kamu pada seseorang akan memudar. Akan tetapi, jangan mencari kesamaan. Temukan hal baru pada Orang lain. Dan yang pasti jangan membandingkan keduanya.
Kurangi komunikasi
Kurangi komunikasi dengan orang yang kamu cintai. Bahas saja yang perlu dibahas jika memang harus. Jangan terlalu banyak basa basi apalagi sekedar omong kosong. Dengan begini, Kamu akan terbiasa tanpa Dirinya secara perlahan. Semakin lama ikatan batin tidak akan terasa lagi.
Kurangi kebersamaan
Jarang bertemu bahkan jarang bersama, awalnya berat karena rasa kangen semakin besar. Tapi lama-lama akan terbiasa dan kamu bisa nyaman tanpa dirinya. Jika seandainya ada kesempatan untuk bersama, pikirkan hal buruk yang bisa buat Kamu tidak nyaman. Pikirkan jangka panjang jangan hanya menuruti perasaan sesaat.
Sibukkan diri
Sibukkan diri dengan aktivitas menyenangkan. Asal tidak merusak diri, teruslah menyibukkan diri dalam hal yang positif. Yang terpenting hal itu bisa memberikan kesenangan bagi diri kamu dan bisa mengalihkan pikiranmu dari dirinya.
Jadilah orang yang disukai
Saat kamu banyak disukai oleh Orang, kamu akan merasa senang dan lebih suka pergi tanpa ada orang yang kamu cintai, awalnya bisa mengalihkan tapi lama-lama bisa menghilangkan rasa cinta. Dan untuk itu caranya sudah ada di blog madjongke.com ini.
Lihat keburukannya
Memang terkesan buruk tapi itulah caranya. Lihat keburukan juga kekurangannya. Terus cari keburukan dirinya dan lupakan perjalanan romantis dalam kehidupan cinta dengan dia. Lupakan juga kelebihan juga kebaikan yang pernah dia lakukan. Kesalahan kecil segera anggap sebagai kesalahan besar. Tidak ada ampun untuk setiap kesalahan apapun. Kejam, tapi bisa dicoba.
Tentukan yang kamu butuhkan
Apa yang kamu butuhkan dari orang yang kamu cintai. Perhatian, materi, atau tindakan cinta. Jika sudah didapatkan jangan berpikir tentang hal lain. Jangan terlalu mendalami rasa cinta. Dan seandainya kamu sudah tidak dapat dengan apa yang kamu butuhkan, tentu saja sudah tidak ada lagi pentingnya rasa cinta. Lupakan rasa cinta itu dengan cara yang sudah madjongke.com berikan diatas juga pada artikel lainnya.
Fokus pada tujuan awal
Tentu saja fokus pada tujuan awal sebelum kenal atau mudahnya sebelum jatuh cinta padanya. Kamu harus melanjutkan tujuan Kamu yang tidak ada hubungannya dengan Dia. Ingat, masa depan itu lebih penting daripada memikirkan Dia yang seharusnya tidak Kamu cintai.
Jangan takut dengan resiko
Jangan takut dengan resiko karena tindakanmu yang menunjukkan ingin menghilangkan rasa cinta terhadap Dirinya. Ini sangat perlu karena kebanyakan Orang ingin menghilangkan rasa cinta tapi selama proses itu masih ada rasa takut kehilangan Orang yang dicintai tersebut. Jika memang ingin hilang jangan takut melakukan penolakan, membuang kesempatan untuk bersama Dia, dsb. Intinya, jangan takut kehilangan Dia saat rasa cinta itu masih ada.
Buatlah peluang untuk dapat yang lebih baik semakin besar
Maksudnya adalah mencari cara agar bisa dapat Orang yang lebih baik dari Dia. Caranya sudah ada di blog madjongke.com ini. Salah satu caranya adalah dengan terus memperbaiki diri agar bisa diinginkan oleh kalangan Orang yang lebih baik dari Dia. Yang paling penting jangan selalu melihat hasil tertinggi tapi nikmati setiap perubahan baik yang ada secara bertahap dalam perubahan Kamu, itu pasti ada.
22 Perbedaan Cowok Serius PDKT Dengan Hanya Iseng
Kamu
sedang didekati oleh Cowok, tapi sepertinya Kamu belum tahu Dia itu
serius atau hanya sekedar iseng. Ini memang tidak bisa dipastikan begitu
saja karena kebanyakan cowok sekarang berani membahas hal serius untuk
mendapatkan yang dia inginkan.
Jadi cowok menghindar dari perbincangan menuju hal yang serius tidak bisa jadi patokan atau jadi perbedaan Dia serius atau tidak. Untuk tahu perbedaan Dia serius atau hanya sekedar iseng saat PDKT, berikut perbedaannya.
Serius: Dia sudah cukup mengenal siapa Kamu, seperti apa diri Kamu, atau setidaknya Dia sudah tahu aktivitas Kamu yang sebenarnya. Tentu saja Dia sudah mengenal Kamu cukup lama baru berani mengatakan cinta. Karena Cowok yang dari awal serius lebih hati-hati agar tidak salah langkah.
Iseng: Belum mengenal Kamu sudah berani mengatakan cinta. Seolah Dia tidak akan mempermasalahkan hal yang ada pada diri Kamu meskipun kedepannya hal itu memiliki kemungkinan besar mengganggu pikirannya. Padahal, kebanyakan cowok sudah tahu kalau tiba-tiba bilang cinta kemungkinan Cewek bilang "iya" itu sangat kecil. Tapi meski begitu, jika seperti ini yang terjadi, jangan khawatir. Karena Orang yang sebelumnya iseng bisa berubah serius karena keadaan, begitu juga sebaliknya.
Serius: Meskipun sudah cukup mengenal, Dia ingin tahu lebih dalam tentang Kamu, keluarga, atau yang lebih sering terjadi tentang masa lalu Kamu. Memang, hal ini kadang tidak begitu penting untuk dibahas. Tapi jika Dia serius, rasa penasaran tentang diri Kamu akan sangat besar dirasakannya.
Iseng: Sekedar tahu yang perlu saja dan sepertinya tidak ingin tahu hal yang seharusnya Dia ketahui. Cowok seperti ini terkesan peduli tapi tidak tertarik dengan kondisi Kamu. Kadang saat Kamu menceritakan sesuatu tentang Kamu, Dia memang mendengarkan tapi Dia justru fokus pada yang bercerita daripada yang diceritakan.
Serius: Tindakan cinta yang Dia lakukan bersifat memberi efek jangka panjang yang positif. Ini dilakukan untuk hubungan kalian dalam jangka panjang. Cowok yang serius tidak akan mengedepankan nafsu sesaat.
Iseng: Tindakan cinta yang dilakukan hanya memberi dampak kesenangan sesaat bagi dirinya. Bisa dikatakan cowok yang hanya iseng berusaha melakukan kebersamaan yang pada akhirnya memiliki tujuan kesenangan sesaat.
Serius: Dia akan jujur dan terbuka tentang segala hal menyangkut dirinya. Memang hal ini tidak seketika tapi pelan-pelan Dia akan melakukan hal itu. Intinya, Dia jujur.
Iseng: Dia berusaha menciptakan kesan bahwa Dia adalah Orang yang berkelas. Sering menunjukkan kelebihan saja daripada kekurangan. Kadang Dia terkesan menyombongkan dirinya. Ini dilakukan agar Kamu cepat terkesan dengan Dia.
Serius: Dia akan mengakui Kamu didepan Orang-orang terdekatnya. Dia akan membuat Orang sekitarnya tahu kalau kamu sedang diperjuangkan.
Iseng: Dia memang terkesan menunjukkan kalau Kamu sedang diperjuangkan. Tapi pada Orang sekitarnya Dia tidak akan menunjukkan hal itu. Terkesan menutupi untuk membuatnya tidak merasa malu jika ada kegagalan dalam perjuangan tersebut.
Serius: Dia akan terus maju meskipun Kamu tidak memberikan kesenangan sesaat tapi kebahagiaan jangka panjang. Jadi Cowok seperti ini tahu selama belum memiliki hubungan resmi, Dia tidak akan mendapatkan apa-apa tapi tidak masalah dengan hal itu.
Iseng: Dia akan mundur bahkan berubah sikap saat Kamu tidak memberikan kesenangan sesaat. Meskipun Kamu menunjukkan akan memberikan kebahagiaan jangka panjang, Dia tetap akan berubah sikap.
Serius: Berusaha ada saat Kamu membutuhkan Dia. Biasanya ini akan terlihat ketika Kamu dalam kondisi susah.
Iseng: Dia memang menyatakan berusaha ada saat Kamu butuh dalam keadaan susah. Tapi sering kali karena alasan yang sebenarnya bisa ditinggalkan agar Dia bisa datang, Dia tidak melakukannya.
Serius: Dalam menunjukkan keinginan, sifatnya untuk kebaikan berdua. Dia berusaha menjaga perasaan Kamu dan tahu pentingnya kompromi.
Iseng: Dalam menunjukkan keinginan, Dia sering terkesan memaksakan kehendak untuk kepuasan dirinya saja.
Serius: Saat Kamu memiliki kebutuhan yang sifatnya buruk bagi Dia, Dia berusaha menggantikan dengan hal lain yang positif.
Iseng: Saat Kamu memiliki kebutuhan yang sifatnya buruk bagi Dia, Dia hanya ingin Kamu hilangkan kebutuhan itu tanpa mencari solusi pengganti.
Serius: Percakapan serius sering terjadi dan ada rencana masa depan.
Iseng: Terlalu banyak basi basi yang sifatnya tidak memiliki banyak manfaat dan kadang justru menimbulkan efek negatif.
Serius: Tidak terlalu banyak memberikan janji tapi secara perlahan memberikan bukti dengan tindakan nyata yang menunjukkan bahwa Dia sedang mewujudkan kebahagiaan bersama untuk jangka panjang.
Iseng: Dia lebih nyaman mengeluarkan janji-janji. Kadang menunjukkan bukti dengan tindakan nyata tapi lebih sering janji itu terlupakan begitu saja.
Jadi cowok menghindar dari perbincangan menuju hal yang serius tidak bisa jadi patokan atau jadi perbedaan Dia serius atau tidak. Untuk tahu perbedaan Dia serius atau hanya sekedar iseng saat PDKT, berikut perbedaannya.
Serius: Dia sudah cukup mengenal siapa Kamu, seperti apa diri Kamu, atau setidaknya Dia sudah tahu aktivitas Kamu yang sebenarnya. Tentu saja Dia sudah mengenal Kamu cukup lama baru berani mengatakan cinta. Karena Cowok yang dari awal serius lebih hati-hati agar tidak salah langkah.
Iseng: Belum mengenal Kamu sudah berani mengatakan cinta. Seolah Dia tidak akan mempermasalahkan hal yang ada pada diri Kamu meskipun kedepannya hal itu memiliki kemungkinan besar mengganggu pikirannya. Padahal, kebanyakan cowok sudah tahu kalau tiba-tiba bilang cinta kemungkinan Cewek bilang "iya" itu sangat kecil. Tapi meski begitu, jika seperti ini yang terjadi, jangan khawatir. Karena Orang yang sebelumnya iseng bisa berubah serius karena keadaan, begitu juga sebaliknya.
Serius: Meskipun sudah cukup mengenal, Dia ingin tahu lebih dalam tentang Kamu, keluarga, atau yang lebih sering terjadi tentang masa lalu Kamu. Memang, hal ini kadang tidak begitu penting untuk dibahas. Tapi jika Dia serius, rasa penasaran tentang diri Kamu akan sangat besar dirasakannya.
Iseng: Sekedar tahu yang perlu saja dan sepertinya tidak ingin tahu hal yang seharusnya Dia ketahui. Cowok seperti ini terkesan peduli tapi tidak tertarik dengan kondisi Kamu. Kadang saat Kamu menceritakan sesuatu tentang Kamu, Dia memang mendengarkan tapi Dia justru fokus pada yang bercerita daripada yang diceritakan.
Serius: Tindakan cinta yang Dia lakukan bersifat memberi efek jangka panjang yang positif. Ini dilakukan untuk hubungan kalian dalam jangka panjang. Cowok yang serius tidak akan mengedepankan nafsu sesaat.
Iseng: Tindakan cinta yang dilakukan hanya memberi dampak kesenangan sesaat bagi dirinya. Bisa dikatakan cowok yang hanya iseng berusaha melakukan kebersamaan yang pada akhirnya memiliki tujuan kesenangan sesaat.
Serius: Dia akan jujur dan terbuka tentang segala hal menyangkut dirinya. Memang hal ini tidak seketika tapi pelan-pelan Dia akan melakukan hal itu. Intinya, Dia jujur.
Iseng: Dia berusaha menciptakan kesan bahwa Dia adalah Orang yang berkelas. Sering menunjukkan kelebihan saja daripada kekurangan. Kadang Dia terkesan menyombongkan dirinya. Ini dilakukan agar Kamu cepat terkesan dengan Dia.
Serius: Dia akan mengakui Kamu didepan Orang-orang terdekatnya. Dia akan membuat Orang sekitarnya tahu kalau kamu sedang diperjuangkan.
Iseng: Dia memang terkesan menunjukkan kalau Kamu sedang diperjuangkan. Tapi pada Orang sekitarnya Dia tidak akan menunjukkan hal itu. Terkesan menutupi untuk membuatnya tidak merasa malu jika ada kegagalan dalam perjuangan tersebut.
Serius: Dia akan terus maju meskipun Kamu tidak memberikan kesenangan sesaat tapi kebahagiaan jangka panjang. Jadi Cowok seperti ini tahu selama belum memiliki hubungan resmi, Dia tidak akan mendapatkan apa-apa tapi tidak masalah dengan hal itu.
Iseng: Dia akan mundur bahkan berubah sikap saat Kamu tidak memberikan kesenangan sesaat. Meskipun Kamu menunjukkan akan memberikan kebahagiaan jangka panjang, Dia tetap akan berubah sikap.
Serius: Berusaha ada saat Kamu membutuhkan Dia. Biasanya ini akan terlihat ketika Kamu dalam kondisi susah.
Iseng: Dia memang menyatakan berusaha ada saat Kamu butuh dalam keadaan susah. Tapi sering kali karena alasan yang sebenarnya bisa ditinggalkan agar Dia bisa datang, Dia tidak melakukannya.
Serius: Dalam menunjukkan keinginan, sifatnya untuk kebaikan berdua. Dia berusaha menjaga perasaan Kamu dan tahu pentingnya kompromi.
Iseng: Dalam menunjukkan keinginan, Dia sering terkesan memaksakan kehendak untuk kepuasan dirinya saja.
Serius: Saat Kamu memiliki kebutuhan yang sifatnya buruk bagi Dia, Dia berusaha menggantikan dengan hal lain yang positif.
Iseng: Saat Kamu memiliki kebutuhan yang sifatnya buruk bagi Dia, Dia hanya ingin Kamu hilangkan kebutuhan itu tanpa mencari solusi pengganti.
Serius: Percakapan serius sering terjadi dan ada rencana masa depan.
Iseng: Terlalu banyak basi basi yang sifatnya tidak memiliki banyak manfaat dan kadang justru menimbulkan efek negatif.
Serius: Tidak terlalu banyak memberikan janji tapi secara perlahan memberikan bukti dengan tindakan nyata yang menunjukkan bahwa Dia sedang mewujudkan kebahagiaan bersama untuk jangka panjang.
Iseng: Dia lebih nyaman mengeluarkan janji-janji. Kadang menunjukkan bukti dengan tindakan nyata tapi lebih sering janji itu terlupakan begitu saja.
Kamis, 17 September 2015
Memilih Pasangan Hidup Yang Dari Tuhan oleh Cross Crown Glory
Memilih Pasangan Hidup Yang Dari Tuhan
Banyak sekali anak-anak muda yang terjerumus dalam pergaulan pria dan wanita. Kasus-kasus yang sering terjadi di kalangan anak muda adalah :
Kasih Kristus merupakan dasar persahabatan (1 Timotius 5:12, 2 Timotius 2:22)
Sejak muda belajar bersahabat dengan penuh kemurnian karena pernikahan adalah persahabatan seumur hidup. Ingatlah bahwa segala hubungan harus dimulai dari kasih Kristus di dalam hidup kita. Kita dapat membangun suatu hubungan dengan baik apabila kita telah mengalami kasih Bapa dan dipulihkan. Seseorang belum pantas mencari atau mendapatkan seorang pasangan apabila orang itu belum memenuhi syarat-syarat tertentu baik pria maupun wanita. Kedua orang ini harus dipulihkan terlebih dahulu. Apabila buah seseorang belum matang, maka buah itu akan terasa pahit. Demikian juga dengan kita, apabila dalam membangun suatu hubungan kita belum matang, maka akan muncul berbagai macam masalah karena kita belum siap dinikmati (belum matang)
Pasangan hidup sesuai dengan standart Allah (2 Korintus 6:14-15)
Alkitab melarang dengan keras kita memilih pasangan di luar Kristus karena terang tidak bisa bersatu dengan gelap. Tidak ada istilah spekulasi dalam hal ini. Kita tidak dapat seolah-olah bersifat seperti seorang ‘pahlawan’ yang akan menobatkan pasangan kita
b) Seimbang
bukan berarti bahwa segalanya harus sama, tetapi seimbang berarti kita dapat mengikuti jalan pikiran dan tindakan pasangan kita. Contoh yang tidak seimbang. Yang laki sangat pintar, lulusan S3, sedangkan yang perempuan lulusan SD, maka kedua orang ini akan sulit berkomunikasi. Sebenarnya kekayaan, kedudukan, kepandaian, suku dan lain-lain tidak menghalangi kita, dan bukan merupakan syarat utama, tetapi akan menjadi masalah apabila tidak dibicarakan dan diatasi sejak awal. Yang penting di sini adalah seimbang dalam jalan pikiran dan tingkat kerohanian (sama-sama bisa melayani dan menggenapi rencana Tuhan dalam hidup mereka)
c) Sevisi
berarti kita memiliki visi yang sama dengan pasangan kita. Visi yang sama tidak berarti melayani atau memiliki panggilan dalam bidang yang sama, tetapi bersifat saling mendukung untuk mendukung suatu visi yang dapat dicapai dengan kerjasama di antara mereka. Contoh: yang laki seorang penginjil, yang perempuan seorang pendoa yang bersama-sama bekerja untuk memenangkan jiwa-jiwa.
Syarat seorang pria boleh mendapatkan pasangan (pria sejati) :
Syarat seorang wanita boleh mendapatkan pasangan (wanita bijak) :
1. Memiliki visi, Wanita adalah seorang penolong, tetapi wanita juga harus memiliki visinya sendiri, tidak bergantung pada laki-laki. Seorang wanita harus memiliki visi yang jelas yang diterima dari Tuhan, dimana visi itu sepadan dengan visi pasangannya untuk menggenapi rencana Tuhan dalam hidup mereka
2. Cantik luar dalam, Seorang wanita harus memiliki kecantikan luar dalam. Dia juga harus pandai merawat tubuhnya. Terlebih penting kecantikan dalam (inner beauty) yang merupakan faktor utama. Seorang wanita harus dipulihkan dari berbagai macam kepahitan dan kekecewaan. Dia tidak boleh mencari pasangan karena kesepian, kurang kasih sayang, dll, sehingga cinta hanya merupakan pelampiasan kebutuhan emosionalnya. Seorang wanita harus benar-benar dipulihkan terlebih dahulu sehingga ia dapat mendukung pasangannya dengan luar biasa. Tidak menjatuhkan tetapi malah membuat pasangannya berhasil
3. Dapat ditundukkan laki – laki (Efesus 5:22-24), Wanita diciptakan sebagai seorang penolong laki-laki tetapi wanita bukanlah seorang pembantu. Walaupun demikian, wanita harus belajar penundukan diri terhadap pasangannya. Dia tidak boleh memiliki roh controlling yang selalu mengendalikan laki-laki, karena laki-laki adalah seorang kepala
Pertunangan Bukan Pacaran Duniawi
- Bergandengan tangan
- Berpelukan
- Mencium (apapun)
- Kontak fisik dalam bentuk apapun
Mengapa hal ini dilarang? Karena walaupun kelihatannya sepele, hal-hal di atas (adanya kontak fisik) akan mendorong kita untuk melakukan hal-hal yang lebih jauh sehingga memicu terjadinya percabulan bahkan perzinahan. Hati-hati dengan tipu daya iblis!!!
Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pergaulan pria dan wanita:
Banyak sekali anak-anak muda yang terjerumus dalam pergaulan pria dan wanita. Kasus-kasus yang sering terjadi di kalangan anak muda adalah :
- Salah pilih pasangan yang mengakibatkan putus cinta yang membuat sakit hati, kepahitan, trauma, dll
- Salah pilih pasangan yang akhirnya ketika menikah, bagaikan neraka di dunia
- Sembarangan bergaul / ‘berpacaran’ dengan cara yang salah sehingga jatuh dalam dosa percabulan bahkan perzinahan
Kasih Kristus merupakan dasar persahabatan (1 Timotius 5:12, 2 Timotius 2:22)
Sejak muda belajar bersahabat dengan penuh kemurnian karena pernikahan adalah persahabatan seumur hidup. Ingatlah bahwa segala hubungan harus dimulai dari kasih Kristus di dalam hidup kita. Kita dapat membangun suatu hubungan dengan baik apabila kita telah mengalami kasih Bapa dan dipulihkan. Seseorang belum pantas mencari atau mendapatkan seorang pasangan apabila orang itu belum memenuhi syarat-syarat tertentu baik pria maupun wanita. Kedua orang ini harus dipulihkan terlebih dahulu. Apabila buah seseorang belum matang, maka buah itu akan terasa pahit. Demikian juga dengan kita, apabila dalam membangun suatu hubungan kita belum matang, maka akan muncul berbagai macam masalah karena kita belum siap dinikmati (belum matang)
Pasangan hidup sesuai dengan standart Allah (2 Korintus 6:14-15)
-
Harus seiman, sevisi. Allah memiliki suatu standar khusus dalam memilih pasangan hidup Pasangan hidup haruslah seiman, seimbang, sepadan dan sevisi.
Alkitab melarang dengan keras kita memilih pasangan di luar Kristus karena terang tidak bisa bersatu dengan gelap. Tidak ada istilah spekulasi dalam hal ini. Kita tidak dapat seolah-olah bersifat seperti seorang ‘pahlawan’ yang akan menobatkan pasangan kita
b) Seimbang
bukan berarti bahwa segalanya harus sama, tetapi seimbang berarti kita dapat mengikuti jalan pikiran dan tindakan pasangan kita. Contoh yang tidak seimbang. Yang laki sangat pintar, lulusan S3, sedangkan yang perempuan lulusan SD, maka kedua orang ini akan sulit berkomunikasi. Sebenarnya kekayaan, kedudukan, kepandaian, suku dan lain-lain tidak menghalangi kita, dan bukan merupakan syarat utama, tetapi akan menjadi masalah apabila tidak dibicarakan dan diatasi sejak awal. Yang penting di sini adalah seimbang dalam jalan pikiran dan tingkat kerohanian (sama-sama bisa melayani dan menggenapi rencana Tuhan dalam hidup mereka)
c) Sevisi
berarti kita memiliki visi yang sama dengan pasangan kita. Visi yang sama tidak berarti melayani atau memiliki panggilan dalam bidang yang sama, tetapi bersifat saling mendukung untuk mendukung suatu visi yang dapat dicapai dengan kerjasama di antara mereka. Contoh: yang laki seorang penginjil, yang perempuan seorang pendoa yang bersama-sama bekerja untuk memenangkan jiwa-jiwa.
Syarat seorang pria boleh mendapatkan pasangan (pria sejati) :
- Sudah dewasa secara rohani; Seorang pria harus menjadi imam dalam sebuah keluarga, karena suami melambangkan Kristus. Seorang pria harus dewasa secara rohani dan sudah dipulihkan sehingga nantinya mampu membimbing wanita dan mengambil keputusan dalam keluarga, bukan malah dikendalikan oleh istri
- Memiliki visi / tujuan hidup; Sehingga dia memiliki arah yang jelas dalam hidupnya untuk menggenapi rencana Tuhan dalam hidupnya bersama seorang wanita sebagai penolong untuk bersama-sama memenuhi visi yang Tuhan berikan kepada mereka
- mengasihi pasangannya (Efesus 5:25)
- Bertanggung jawab
- Sudah bekerja
Syarat seorang wanita boleh mendapatkan pasangan (wanita bijak) :
1. Memiliki visi, Wanita adalah seorang penolong, tetapi wanita juga harus memiliki visinya sendiri, tidak bergantung pada laki-laki. Seorang wanita harus memiliki visi yang jelas yang diterima dari Tuhan, dimana visi itu sepadan dengan visi pasangannya untuk menggenapi rencana Tuhan dalam hidup mereka
2. Cantik luar dalam, Seorang wanita harus memiliki kecantikan luar dalam. Dia juga harus pandai merawat tubuhnya. Terlebih penting kecantikan dalam (inner beauty) yang merupakan faktor utama. Seorang wanita harus dipulihkan dari berbagai macam kepahitan dan kekecewaan. Dia tidak boleh mencari pasangan karena kesepian, kurang kasih sayang, dll, sehingga cinta hanya merupakan pelampiasan kebutuhan emosionalnya. Seorang wanita harus benar-benar dipulihkan terlebih dahulu sehingga ia dapat mendukung pasangannya dengan luar biasa. Tidak menjatuhkan tetapi malah membuat pasangannya berhasil
3. Dapat ditundukkan laki – laki (Efesus 5:22-24), Wanita diciptakan sebagai seorang penolong laki-laki tetapi wanita bukanlah seorang pembantu. Walaupun demikian, wanita harus belajar penundukan diri terhadap pasangannya. Dia tidak boleh memiliki roh controlling yang selalu mengendalikan laki-laki, karena laki-laki adalah seorang kepala
Pertunangan Bukan Pacaran Duniawi
- Sejak awal ada kepastian menikah, bukan coba – coba
- Dasar hubungan adalah kasih Allah, bukan nafsu asmara
- Bergandengan tangan
- Berpelukan
- Mencium (apapun)
- Kontak fisik dalam bentuk apapun
Mengapa hal ini dilarang? Karena walaupun kelihatannya sepele, hal-hal di atas (adanya kontak fisik) akan mendorong kita untuk melakukan hal-hal yang lebih jauh sehingga memicu terjadinya percabulan bahkan perzinahan. Hati-hati dengan tipu daya iblis!!!
Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pergaulan pria dan wanita:
- Janganlah berusaha mencari-cari pasangan. Adam diberi pasangan oleh Allah ketika ia masih tidur. Allah yang memiliki rencana dalam pernikahan. Hubungan pria – wanita adalah inisiatif dari Allah sendiri. Allah yang lebih bingung memberikan pasangan kepada kita daripada diri kita sendiri. Allah yang menggandeng tangan kita untuk mendapatkan pasangan, bukan kita yang menggandeng/menyeret tangan Tuhan untuk mendapatkan pasangan yang kita inginkan. Jadi percayalah kepada Tuhan, Tuhan pasti berikan yang terbaik (Kejadian 2:21)
- Walaupun kita berdiam, tetapi kita juga tidak boleh menjadi orang yang kuper (kurang pergaulan). Kita tetap memiliki banyak teman pria dan wanita. Jangan menutup hati kita. Pria dan wanita juga harus menjaga penampilan, merawat tubuh yang Tuhan berikan kepada kita karena tubuh kita adalah bait suci. (1 Korintus 3:16)
- Apabila kita yang telah memenuhi syarat pria sejati dan wanita bijak, maka ketika kita mulai menyukai seseorang, mulailah berdoa kepada Tuhan apakah dia adalah pasangan dari Tuhan. Kita perlu berkonsultasi dengan pemimpin kelompok sel atau gembala untuk membantu mendoakannya. Sebelum mendapat jawaban yang jelas, jangan mengambil langkah terlebih dahulu. Tetaplah berteman atau bersahabat seperti biasa tanpa bersikap ekstrim dan bersifat eksklusif. Peneguhan akan kita dapatkan dari teman-teman rohani dan gembala kita yang rohaninya dapat dipertanggungjawabkan. Gembala dapat membantu hubungan ini dengan sifat yang netral
- Selama masa mendoakan, kita dapat menyelami pribadi masing-masing. Tunjukkan semua kelebihan dan kelemahan kita. Bukan hanya kelebihan kita saja. Pada saat ini kita harus mulai berpikir jauh ke depan, apakah kita bisa hidup bersama dengan orang ini dengan segala kelemahan dan kelebihannya? Mulai kita telusuri visi dan tujuan hidupnya, panggilannya, apakah bisa sejalan dengan visi kita? Yang jelas, visi kita dengan orang itu harus bisa saling mendukung. Karena pasangan yang dari Tuhan pasti Tuhan berikan untuk menggenapi rencana Tuhan, jadi tidak mungkin saling berlawanan tujuan. Pasangan yang dari Tuhan pasti akan membuat kita semakin dekat dengan Tuhan, bukan malah membuat kita mundur
- Dalam masa mendoakan, lakukanlah pengujian jarak dan waktu. Agar hati kita bisa netral di dalam doa, kita tidak boleh selalu berdua, telpon, sms atau bertemu dengan dia. Percayalah, kalau dia pasangan dari Tuhan, semuanya akan diatur oleh-Nya. Jangan takut kehilangan. Belajar berserah kepada Tuhan. Ingat, Tuhan yang memiliki inisiatif pernikahan
- Pasangan yang dari Tuhan selalu dikonfirmasi oleh kedua belah pihak. Apabila bertepuk sebelah tangan, jangan nekat memaksa, itu bukan dari Tuhan!!!! Setelah itu, mulailah mengenal keluarga masing-masing untuk mendapat persetujuan. Lakukan doa dari kedua belah pihak dan mulailah berkomitmen untuk menjalin suatu hubungan (kita tidak menggunakan istilah pacaran/jadian di sini) dengan suatu hubungan yang kudus dari Tuhan, tanpa hawa nafsu yang menyesatkan
- Layani Tuhan bersama sesuai dengan visi yang Tuhan berikan. Pada waktunya Tuhan, lakukan pertunangan dan pernikahan
Rabu, 02 September 2015
Orang Yang Salah
Hai Guys,
Aku mau sedikit cerita tentang kehidupan percintaan aku yang sedikit mengenaskan, wait, sedikit? oh no no nooooo..!!! Sangat mengenaskan lebih tepatnya.. Hahahaha.. Whatever deh mau sedikit kek mau sangat kek intinya tetap satu yaitu mengenaskan T_T
Pertama kali aku suka sama lawan jenis itu waktu aku masuk SMA disitu aku melihat sosok lelaki yang wajahnya bak seorang artis ganteng banget yang tak lain adalah senior aku. Bisa dibilang ini cinta pada pandangan pertama, pada awalnya aku kurang bahkan cenderung tidak percaya dengan cinta jenis ini akan tetapi aku percaya setelah mengalaminya sendiri. Sudah menjadi hal yang biasa jika pada masa-masa itu, masa-masa remaja dimana mulai menyukai lawan jenis, akhirnya aku duluan yang mendekati itu senior dan pada akhirnya kita mulai akrab (asiiikkkk) dan seiring berjalannya waktu rasa kagum, rasa memuji ketampanannya pun mulai berubah menjadi sebuah rasa cinta dan disitu aku sadar kalau kita tak bisa menjalani hubungan kearah yang lebih serius karena kita berbeda keyakinan dan aku pun mundur secara perlahan.
Seiring waktu bergulir, ada seorang teman gereja yang songong dan ngocol dan dia suka mengusik ketenangan aku dan itu sanggat menganggu aku dan aku sangat tidak menyukai dia. Akan tetapi pertahanan dia kokoh dan justru semakin aku terlihat kesal semakin dia senang ganggu aku sampai suatu hari aku mencoba untuk berteman dengan dia, siapa tahu dia ingin berteman sama aku tapi tidak tahu cara memulainya. Setelah kita berteman ternyata oh ternyata dia sudah punya kekasih akan tetapi hal itu bukan masalah besar sehingga kami tetap berteman baik karena memang pure teman.
Tak lama kemudian, dia bercerita ke aku kalau dia dan kekasihnya itu sudah putus, aku kaget tapi tetap cuek dan tidak terlalu menanggapi perihal berakhirnya hubungan mereka dan tak lama setelah itu dia mendekati teman TK aku padahal dia tau kalau teman TK aku sudah punya pacar dan singkat cerita teman TK aku pun putus dengan kekasihnya itu dan pada akhirnya mereka berdua pacaran. Selama mereka pacaran, dia jadi menjauh dari aku dan disitu untuk pertama kalinya aku merasa kehilangan. Dan aku pun tetap menjalani kegiatan aku seperti biasa.
Selesai lulus SMA, aku tidak langsung kuliah dan juga tidak kerja selama 1 tahun dan masuk di tahun ke 2 setelah itu aku memutuskan untuk bekerja karena orang tua ku tidak mau kuliahin aku kalau aku tetap ngotot mau ambil jurusan sastra. Dunia kerja yang melibatkan banyak orang dengan berbagai karakter yang berbeda-beda pula membuat aku senang dan selalu ceria ketika menyapa atau pun disapa. Sehingga beberapa dari mereka yang kebanyakan berkelamin laki-laki dan sepantaran sama aku membuat kita mudah bergaul dan lama-kelamaan aku mulai tertarik dengan seseorang diantara teman-temanku yang lain dan ternyata bukan hanya aku yang tertarik sama dia, ternyata dia juga suka sama aku sehingga kami mengambil komitmen untuk pacaran. Setelah itu, hari-hari aku berubah jadi indah. Ini merupakan pertama kalinya aku pacaran dan ini menjadi moment yang tak akan pernah aku lupakan.
Baru berjalan 3 hari, pas waktu mau jalan bareng, ketahuan sama mama kalau aku sama dia pacaran dan kali itu mama benar-benar marah sama aku dan untuk pertama kalinya pagar rumah digembok padahal aku belum masuk rumah. Aku ngerti sebenarnya kenapa mama sebegitu marahnya sama aku, alasannya cuma 1 yaitu perbedaan keyakinan. Aku sadar sebenarnya kalau aku salah tapi disatu sisi aku sayang sama dia jadi aku nekat untuk berkomitmen sama dia. Semenjak kejadian itu, hubungan aku sama dia mulai tidak baik dan pada akhirnya aku memutuskan untuk putus tepat 1 minggu kita jadian.
Aku tak ingin berlama-lama merasakan sakitnya hati sehingga aku pegang prinsip ini "jika kita mudah mendapatkannya, kita juga dengan mudah melepaskannya" aku kan baru jadian, pasti nggak susah buat lupakannya dan memang seiring berjalannya waktu hati aku bisa pulih kembali. Tak sampai disitu, aku pun mulai petualangan lagi ketika ada seorang pria yang selalu menyatakan perasaannya padaku walau sudah aku tolak.
Sewaktu dia putus, dia mulai menunjukan perhatian lebih ke aku dan mulai ada rasa tertarik sama aku sampai suatu hari dia nanya apakah aku suka sama dia atau tidak? Dan disitu aku bilang tidak, karena jika aku bilang iya akan banyak hati yang terluka salah satunya sahabat kecil aku yang ternyata suka juga sama dia selain itu aku tidak ingin melanggar komitmen aku yang tak mau pacaran dulu sebelum lulus SMA.
Dua tahun setelah kejadian itu, tiba-tiba dia ngajak aku nonton lewat chat di facebook, aku ragu dan berpikir sejenak, lalu aku mengiyakan ajakan dia untuk nonton malam itu karena aku berpikir kesempatan tidak akan pernah datang dua kali. Dan kedekatan kami pun kembali terjalin dengan baik walau dalam perjalananya ada banyak hal yang membuatku sedih karena dia hanya menganggap aku sebagai sahabatnya dan singkatnya dia selalu jadian dengan orang lain akan tetapi setelah mereka putus dia selalu datang kembali ke aku walau selama mereka pacaran, aku tidak dijauhi seperti waktu itu.
Suatu hari, hal yang tidak pernah aku sangka terjadi, dia berubah menjadi sangat perhatian sama aku dan pada akhirnya dia menyatakan perasaannya padaku. Jujur saat itu aku bahagia sekali karena selama kurang lebih 5 tahun perasaan ini aku pendam akhirnya menemukan titik terang. Penantian aku akhirnya datang juga, dan dalam perjalanannya kami juga saling mengajak main ke rumah untuk saling memperkenalkan walau secara tidak langsung, dia juga mengajak aku lunch bareng papa mamanya dan kedua keluarga kami pun menerima kami secara baik.
Akan tetapi dibalik kedekatan kita itu tak ada komitmen yang mengikat alias HTS (hubungan tanpa status) hingga pada suatu saat, ia memutuskan untuk memutuskan kedekatan kita dengan alasan yang tak jelas dan tak masuk akal dan aku tetap berusaha memperjuangkan hubungan kita akan tetapi dia bersikeras tidak mau dan ternyata dia jalan dengan teman satu pelayanan kita dan disitu aku benar-benar kecewa dan merasa bodoh karena selama ini aku hanya dijadikan sebagai pelampiasan dia saja. Semenjak kejadian pahit itu, aku tidak mau membuka hati aku untuk sembarang pria.
Banyak hal yang telah aku lalui, manis dan pahitnya cinta pun sudah aku rasakan dan memang tidak mudah melupakan itu semua karena aku memang wanita yang sulit untuk jatuh cinta dan sulit juga melupakan orang yang aku sayang. Kali ini butuh waktu hingga 5 tahun lebih untuk aku bisa move on dan memulihkan hati aku, selama proses move on aku tak ingin membuka hati aku untuk orang lain karena aku tak ingin menjadikan mereka objek pelampiasan saja. Akan tetapi sekarang, aku ingin membuka hati aku untuk seorang pria yang belakangan ini dekat dengan aku.
Awal kedekatan kami bermula pada waktu dia menemani temannya membawakan firman Tuhan di pesekutuan anak sekolah minggu di komplek rumah aku. Sebelumnya kami sudah saling mengenal akan tetapi tidak dekat karena memang aku tidak menyukainya, aku tidak suka karena omongannya yang terkesan ceplas-ceplos. Setelah acara sekolah minggu selesai, aku, dia, dan dua temannya makan bareng karena memang sebelumnya aku minta di traktir sama dia karena dia habis ulang tahun.
Setelah kejadian makan malam itu, dia mulai menghubungi aku lewat sosmed dan kemudian berlanjut ke bbm dan sms tak hanya itu dia juga sering menjemputku di kantor ataupun di mall kalau aku ada travel fair. Awalnya aku menolak tawarannya karena aku tidak mau merepotkannya lagi pula aku bisa kok pulang sendiri akan tetapi dia selalu menyanggah dengan mengatakan kalau aku tidak merepotkannya dan dia selalu ngajak aku puilang bareng hingga pertahanan aku pun mulai runtuh bahkan lama-kelamaan aku sendiri yang minta dijemput hahahaha. Suatu hari, dia mulai mengutarakan perasaannya padaku, dia bilang dia suka sama aku dan sudah lama memperhatikan aku, hmm, aku tidak tahu harus berkata apa karena memang aku tidak ada perasaaan apa-apa ke dia. Aku hanya menganggap dia kakak dan aku jujur terhadapnya dengan perasaanku tersebut.
Sikap yang dia tunjukkan ke aku benar-benar tulus dan mau berkorban, dia juga sangat perhatian dan baik sama aku, bahkan sama keluargaku pun dia berlaku baik dan tidak pernah nolak jika aku ajak dia main ke rumah tante dimana tempat biasa aku kumpul dengan keluarga dari mama dan keluargaku pun menerima dia dengan tangan terbuka hingga semua keluarga dan beberapa orang menganggap kita pacaran. Tiba-tiba, dia menyatakan perasaannya padaku dan saat itu aku mencoba membuka hati aku untuk menerimanya walau jawaban yang aku berikan agak sedikit menggantung karena pengorbanan dan kejujuran yang dia tunjukkan padaku.
Tapi kini, itu semua hanya kenangan karena setelah kita saling terbuka tentang perasaan kita masing-masing, dia justru malah mengindar dari aku dan alasannya juga tidak masuk akal sebenarnya tapi, aku menghargai keputusan dia karena memang saat ini dia lagi fokus untuk pelayanannya saat ini dan tahun-tahun kedepannya karena tahun depan ikatan dinas dia di Jakarta selesai dan masih belum tahu mau lanjut pelayanan dimana. Sekarang ini aku hanya bisa pasrah dan menyerahkan masalah ini ke dalam tangan Tuhan karena memang kalau jodoh nggak akan kemana kan? :)
Aku percaya bahkan sangat percaya dengan perkataannya kalau dia sayang sama aku dan jika memang Tuhan berkenan mempersatukan kita, Dia pasti akan buka jalan. Itu yang dia ucapkan dan kita sama-sama berdoa agar jika tiba waktunya nanti kita sudah siap. Kita bergumul agar bisa bersatu akan tetapi jika aku bukan tulang rusuknya, aku hanya bisa berharap suatu hari nanti Tuhan akan mempertemukan aku dengan orang yang tepat dan waktu yang tepat.
Gimana kisah cinta aku? Ngenes kan? Sebenarnya sih biasa aja dan aku yakin setiap kalian pasti pernah atau sering bertemu dengan orang salah akan tetapi kegagalan itu akan membawa kita bertemu dengan orang yang tepat. Jangan putus asa jika kalian masih gagal dalam sebuah hubungan, terus berjuang dalam menemukan orang yang tepat itu. :D
SE.MA.NG.AT!!!
Aku mau sedikit cerita tentang kehidupan percintaan aku yang sedikit mengenaskan, wait, sedikit? oh no no nooooo..!!! Sangat mengenaskan lebih tepatnya.. Hahahaha.. Whatever deh mau sedikit kek mau sangat kek intinya tetap satu yaitu mengenaskan T_T
Pertama kali aku suka sama lawan jenis itu waktu aku masuk SMA disitu aku melihat sosok lelaki yang wajahnya bak seorang artis ganteng banget yang tak lain adalah senior aku. Bisa dibilang ini cinta pada pandangan pertama, pada awalnya aku kurang bahkan cenderung tidak percaya dengan cinta jenis ini akan tetapi aku percaya setelah mengalaminya sendiri. Sudah menjadi hal yang biasa jika pada masa-masa itu, masa-masa remaja dimana mulai menyukai lawan jenis, akhirnya aku duluan yang mendekati itu senior dan pada akhirnya kita mulai akrab (asiiikkkk) dan seiring berjalannya waktu rasa kagum, rasa memuji ketampanannya pun mulai berubah menjadi sebuah rasa cinta dan disitu aku sadar kalau kita tak bisa menjalani hubungan kearah yang lebih serius karena kita berbeda keyakinan dan aku pun mundur secara perlahan.
Seiring waktu bergulir, ada seorang teman gereja yang songong dan ngocol dan dia suka mengusik ketenangan aku dan itu sanggat menganggu aku dan aku sangat tidak menyukai dia. Akan tetapi pertahanan dia kokoh dan justru semakin aku terlihat kesal semakin dia senang ganggu aku sampai suatu hari aku mencoba untuk berteman dengan dia, siapa tahu dia ingin berteman sama aku tapi tidak tahu cara memulainya. Setelah kita berteman ternyata oh ternyata dia sudah punya kekasih akan tetapi hal itu bukan masalah besar sehingga kami tetap berteman baik karena memang pure teman.
Tak lama kemudian, dia bercerita ke aku kalau dia dan kekasihnya itu sudah putus, aku kaget tapi tetap cuek dan tidak terlalu menanggapi perihal berakhirnya hubungan mereka dan tak lama setelah itu dia mendekati teman TK aku padahal dia tau kalau teman TK aku sudah punya pacar dan singkat cerita teman TK aku pun putus dengan kekasihnya itu dan pada akhirnya mereka berdua pacaran. Selama mereka pacaran, dia jadi menjauh dari aku dan disitu untuk pertama kalinya aku merasa kehilangan. Dan aku pun tetap menjalani kegiatan aku seperti biasa.
Selesai lulus SMA, aku tidak langsung kuliah dan juga tidak kerja selama 1 tahun dan masuk di tahun ke 2 setelah itu aku memutuskan untuk bekerja karena orang tua ku tidak mau kuliahin aku kalau aku tetap ngotot mau ambil jurusan sastra. Dunia kerja yang melibatkan banyak orang dengan berbagai karakter yang berbeda-beda pula membuat aku senang dan selalu ceria ketika menyapa atau pun disapa. Sehingga beberapa dari mereka yang kebanyakan berkelamin laki-laki dan sepantaran sama aku membuat kita mudah bergaul dan lama-kelamaan aku mulai tertarik dengan seseorang diantara teman-temanku yang lain dan ternyata bukan hanya aku yang tertarik sama dia, ternyata dia juga suka sama aku sehingga kami mengambil komitmen untuk pacaran. Setelah itu, hari-hari aku berubah jadi indah. Ini merupakan pertama kalinya aku pacaran dan ini menjadi moment yang tak akan pernah aku lupakan.
Baru berjalan 3 hari, pas waktu mau jalan bareng, ketahuan sama mama kalau aku sama dia pacaran dan kali itu mama benar-benar marah sama aku dan untuk pertama kalinya pagar rumah digembok padahal aku belum masuk rumah. Aku ngerti sebenarnya kenapa mama sebegitu marahnya sama aku, alasannya cuma 1 yaitu perbedaan keyakinan. Aku sadar sebenarnya kalau aku salah tapi disatu sisi aku sayang sama dia jadi aku nekat untuk berkomitmen sama dia. Semenjak kejadian itu, hubungan aku sama dia mulai tidak baik dan pada akhirnya aku memutuskan untuk putus tepat 1 minggu kita jadian.
Aku tak ingin berlama-lama merasakan sakitnya hati sehingga aku pegang prinsip ini "jika kita mudah mendapatkannya, kita juga dengan mudah melepaskannya" aku kan baru jadian, pasti nggak susah buat lupakannya dan memang seiring berjalannya waktu hati aku bisa pulih kembali. Tak sampai disitu, aku pun mulai petualangan lagi ketika ada seorang pria yang selalu menyatakan perasaannya padaku walau sudah aku tolak.
Sewaktu dia putus, dia mulai menunjukan perhatian lebih ke aku dan mulai ada rasa tertarik sama aku sampai suatu hari dia nanya apakah aku suka sama dia atau tidak? Dan disitu aku bilang tidak, karena jika aku bilang iya akan banyak hati yang terluka salah satunya sahabat kecil aku yang ternyata suka juga sama dia selain itu aku tidak ingin melanggar komitmen aku yang tak mau pacaran dulu sebelum lulus SMA.
Dua tahun setelah kejadian itu, tiba-tiba dia ngajak aku nonton lewat chat di facebook, aku ragu dan berpikir sejenak, lalu aku mengiyakan ajakan dia untuk nonton malam itu karena aku berpikir kesempatan tidak akan pernah datang dua kali. Dan kedekatan kami pun kembali terjalin dengan baik walau dalam perjalananya ada banyak hal yang membuatku sedih karena dia hanya menganggap aku sebagai sahabatnya dan singkatnya dia selalu jadian dengan orang lain akan tetapi setelah mereka putus dia selalu datang kembali ke aku walau selama mereka pacaran, aku tidak dijauhi seperti waktu itu.
Suatu hari, hal yang tidak pernah aku sangka terjadi, dia berubah menjadi sangat perhatian sama aku dan pada akhirnya dia menyatakan perasaannya padaku. Jujur saat itu aku bahagia sekali karena selama kurang lebih 5 tahun perasaan ini aku pendam akhirnya menemukan titik terang. Penantian aku akhirnya datang juga, dan dalam perjalanannya kami juga saling mengajak main ke rumah untuk saling memperkenalkan walau secara tidak langsung, dia juga mengajak aku lunch bareng papa mamanya dan kedua keluarga kami pun menerima kami secara baik.
Akan tetapi dibalik kedekatan kita itu tak ada komitmen yang mengikat alias HTS (hubungan tanpa status) hingga pada suatu saat, ia memutuskan untuk memutuskan kedekatan kita dengan alasan yang tak jelas dan tak masuk akal dan aku tetap berusaha memperjuangkan hubungan kita akan tetapi dia bersikeras tidak mau dan ternyata dia jalan dengan teman satu pelayanan kita dan disitu aku benar-benar kecewa dan merasa bodoh karena selama ini aku hanya dijadikan sebagai pelampiasan dia saja. Semenjak kejadian pahit itu, aku tidak mau membuka hati aku untuk sembarang pria.
Banyak hal yang telah aku lalui, manis dan pahitnya cinta pun sudah aku rasakan dan memang tidak mudah melupakan itu semua karena aku memang wanita yang sulit untuk jatuh cinta dan sulit juga melupakan orang yang aku sayang. Kali ini butuh waktu hingga 5 tahun lebih untuk aku bisa move on dan memulihkan hati aku, selama proses move on aku tak ingin membuka hati aku untuk orang lain karena aku tak ingin menjadikan mereka objek pelampiasan saja. Akan tetapi sekarang, aku ingin membuka hati aku untuk seorang pria yang belakangan ini dekat dengan aku.
Awal kedekatan kami bermula pada waktu dia menemani temannya membawakan firman Tuhan di pesekutuan anak sekolah minggu di komplek rumah aku. Sebelumnya kami sudah saling mengenal akan tetapi tidak dekat karena memang aku tidak menyukainya, aku tidak suka karena omongannya yang terkesan ceplas-ceplos. Setelah acara sekolah minggu selesai, aku, dia, dan dua temannya makan bareng karena memang sebelumnya aku minta di traktir sama dia karena dia habis ulang tahun.
Setelah kejadian makan malam itu, dia mulai menghubungi aku lewat sosmed dan kemudian berlanjut ke bbm dan sms tak hanya itu dia juga sering menjemputku di kantor ataupun di mall kalau aku ada travel fair. Awalnya aku menolak tawarannya karena aku tidak mau merepotkannya lagi pula aku bisa kok pulang sendiri akan tetapi dia selalu menyanggah dengan mengatakan kalau aku tidak merepotkannya dan dia selalu ngajak aku puilang bareng hingga pertahanan aku pun mulai runtuh bahkan lama-kelamaan aku sendiri yang minta dijemput hahahaha. Suatu hari, dia mulai mengutarakan perasaannya padaku, dia bilang dia suka sama aku dan sudah lama memperhatikan aku, hmm, aku tidak tahu harus berkata apa karena memang aku tidak ada perasaaan apa-apa ke dia. Aku hanya menganggap dia kakak dan aku jujur terhadapnya dengan perasaanku tersebut.
Sikap yang dia tunjukkan ke aku benar-benar tulus dan mau berkorban, dia juga sangat perhatian dan baik sama aku, bahkan sama keluargaku pun dia berlaku baik dan tidak pernah nolak jika aku ajak dia main ke rumah tante dimana tempat biasa aku kumpul dengan keluarga dari mama dan keluargaku pun menerima dia dengan tangan terbuka hingga semua keluarga dan beberapa orang menganggap kita pacaran. Tiba-tiba, dia menyatakan perasaannya padaku dan saat itu aku mencoba membuka hati aku untuk menerimanya walau jawaban yang aku berikan agak sedikit menggantung karena pengorbanan dan kejujuran yang dia tunjukkan padaku.
Tapi kini, itu semua hanya kenangan karena setelah kita saling terbuka tentang perasaan kita masing-masing, dia justru malah mengindar dari aku dan alasannya juga tidak masuk akal sebenarnya tapi, aku menghargai keputusan dia karena memang saat ini dia lagi fokus untuk pelayanannya saat ini dan tahun-tahun kedepannya karena tahun depan ikatan dinas dia di Jakarta selesai dan masih belum tahu mau lanjut pelayanan dimana. Sekarang ini aku hanya bisa pasrah dan menyerahkan masalah ini ke dalam tangan Tuhan karena memang kalau jodoh nggak akan kemana kan? :)
Aku percaya bahkan sangat percaya dengan perkataannya kalau dia sayang sama aku dan jika memang Tuhan berkenan mempersatukan kita, Dia pasti akan buka jalan. Itu yang dia ucapkan dan kita sama-sama berdoa agar jika tiba waktunya nanti kita sudah siap. Kita bergumul agar bisa bersatu akan tetapi jika aku bukan tulang rusuknya, aku hanya bisa berharap suatu hari nanti Tuhan akan mempertemukan aku dengan orang yang tepat dan waktu yang tepat.
Gimana kisah cinta aku? Ngenes kan? Sebenarnya sih biasa aja dan aku yakin setiap kalian pasti pernah atau sering bertemu dengan orang salah akan tetapi kegagalan itu akan membawa kita bertemu dengan orang yang tepat. Jangan putus asa jika kalian masih gagal dalam sebuah hubungan, terus berjuang dalam menemukan orang yang tepat itu. :D
SE.MA.NG.AT!!!
Senin, 24 Agustus 2015
Someone I loved
To : Someone I loved
Aku suka banget nulis dan pernah berharap suatu hari nanti jadi penulis tapi kayaknya nggak bakat deh, haha. Ini aku ada sedikit nulis tentang awal pertemuan kita, nggak ada maksud apa-apa kok cuma sekedar mengisi jam kosong dikantor aja, dibaca ya.
Aku tidak bisa mengingat kapan dan bagaimana kita bisa bertemu dan tak ada yang menarik sama sekali dari kakak yang dapat membuat aku memperhatikanmu dan hal itu pun berlanjut hingga kakak mulai mendekatiku dengan cara-cara yang aneh dan sedikit memaksa jelas-jelas aku sudah bilang bisa pulang sendiri tapi kakak tetap saja mau jemput aku dan akhirnya aku pun menyerah untuk menolak ajakan kakak itu bahkan saat aku pulang dari travel fair yang letaknya sangat jauh dari rumahku sampai kakak nyasar salah mall. Lama kelamaan kebiasaan itu menjadi hal biasa bagiku, bahkan terkadang aku sendiri yang minta dijemput, hehe. Aku sudah menggangap kamu seperti kakakku sendiri, maklum aku yang merupakan anak pertama dan aku sangat ingin punya kakak lelaki karena sosok lelaki itu selalu melindungi para perempuan. Kembali lagi ke ceritaku, hingga semakin hari kami semakin sering bertemu dan semakin dekat.
Sampai suatu hari, kakak mengatakan kalau kakak suka sama aku, lalu aku menampisnya dengan jawaban “ya iyalah, kakak suka sama aku, kalau nggak suka mana mau kakak berteman sama aku” lalu dia menjawab “ooo ya” selain itu juga kakak selalu menjawab dengan “ooo begitu” hingga kakak pun gemar menambahkan kata “manis” dibelakang namaku, seperti “…, Tasha yang manis” atau “…, Tasha yang baik hati.”
Selain kata suka, kakak juga mengucapkan kalimat “aku sayang sama kamu,aku cinta sama kamu” lewat bbm ataupun message di facebook hingga aku menantangnya dengan kalimat sakti agar kakak menyatakan perasaannya secara langsung, yaitu “masa sih? Kalo ketemu kenapa nggak ngomong langsung?” dan kakak pun menjawab “belum waktunya”, walau aku tahu jawaban yang akan kakak dapatkan itu sangat menyakiti perasaan kakak karena aku tidak punya perasaan yang sama ke kakak (berbicara dalam hati). Hingga aku putuskan untuk memberitahu kalau aku tidak baik untukknya, aku tidak bisa masak, tidak bisa mencuci pakaian bahkan aku tidak bisa seterika baju. Aku bukan calon ibu rumah tangga yang baik dan segala keburukanku aku sebutkan dengan maksud supaya kakak tidak mendekatiku lagi. Akan tetapi kakak jawab “bagi aku, kamu yang terbaik buat aku.” Jawaban itu sungguh menyentuh hati seharusnya tapi tidak bagiku
Meski kakak bersikeras dan tetap mendekati aku dengan segudang perhatian yang kakak berikan dan disitu aku melihat ketulusan cinta kakak dan melihat segala pengorbanan kakak itu yang membuat aku membuka hati aku. Sampai suatu malam, tepatnya hari Kamis, 16 Juli 2015 kakak menyatakan perasaan kakak ke aku di teras rumahku dan aku hanya bisa terdiam karena bibirku terasa kelu, dan suasana hening seketika dan aku pun tiba-tiba air mata menumpuk dipelupuk mata secara tidak sadar lalu aku bilang “jujur ya kak, aku nyaman banget sama kakak tapi aku nggak bisa jawab sekarang karena semua ini masih terlalu cepat. Kakak mau menunggu aku?” (sebenarnya ada perasaan sayang tapi aku ragu apakah rasa sayang itu hanya sebagai kakak atau aku benar-benar tulus mencintai dia?) dan kakak berkata “sampai kapan aku harus menunggu?”, “beberapa bulan kedepan mungkin” jawabku. Lalu kakak bilang kalau kakak mau menunggu aku.
Akan tetapi, setelah kejadian malam itu, aku merasa ada yang berubah dari diri kakak mulai dari kurangnya perhatian sampai sikap kakak yang hampir membuat aku gila karena kakak seolah menghindariku tanpa aku apa penyebabnya hingga beberapa hari ke depan aku merasa ada yang tidak beres dalam hubungan kita sehingga aku memberanikan diri untuk menelpon kakak karena hati dan pikiranku sudah lelah menghadapi tingkah laku kakak dan kamu hanya mengatakan kalau kamu sedang berdiam diri dan mau fokus pelayanan hanya itu alasannya mengapa kakak perlakukan aku seperti itu. Sungguh alasan yang tak masuk akal pikirku karena selama ini nggak ada masalah sama sekali karena memang hubungan kita nggak mengganggu pelayanan kakak sama sekali. Otak dan hatiku ngeband alias berteriak-teriak tidak bisa terima apa yang kakak katakan. Saat itu, aku pun menyadari kalau aku kehilangan kakak dan benar-benar merasakan sakit hati dan disitulah aku baru tahu kalau sebenarnya aku sayang sama dia. Perasaanku menjadi tak karuan, sedih, kecewa, putus asa, kesal, sayang, dan lain sebagainya bercampur aduk menjadi satu. Dan kejadian beberapa tahun lalu muncul begitu saja. Dulu, aku pernah dekat dengan seseorang dari mulai aku masih SMA sampai aku kuliah, sebenarnya tidak terjadi apa-apa sampai dia bilang kalau aku dia sudah nyaman sama aku, sayang sama aku, dan berbagai kata-kata gombal lainnya.
Memang aku menyukainya dan aku menunggunya bertahun-tahun lamanya bahkan aku memendam rasa sayang ke dia selama kurang lebih 5 tahun dan saat dia berkata dia sayang sama aku, jujur, aku senang bukan main dan aku juga mengutarakan perasaan aku ke dia akan tetapi cinta tak semanis madu, dia langsung menghindar dan bahkan langsung menjauhiku tanpa alasan yang jelas dan dia meninggalkan aku begitu saja. Dan, kali ini aku merasakan hal itu kembali, perlakuan kakak ke aku yang menutup diri, tidak mau memberitahukan aku alasan kenapa kakak menjauhi aku? Membuat aku merasa kalau aku tuh bodoh, kok bisa-bisanya untuk kedua kalinya aku jatuh dilubang yang sama dan pandanganku mengenai laki-laki itu semua sama! Ya, semua laki-laki itu sama saja kelakuannya mau yang brengsek sampai yang dekat sama Tuhan sekalipun sama saja. Itu yang ada dipikiran aku saat itu kak dan jujur aku kesel dan kecewa sama sikap kakak yang seperti itu karena aku merasa kakak hanya mempermainkan perasaan aku dan sebenarnya kakak hanya penasaran saja sama aku makanya begitu kakak tahu tentang perasaan aku, kakak langsung ninggalin aku.
Dan respon ku terhadap masalah ini salah dan masih sama dengan yang dulu pernah aku lakukan dengan si PHP itu yaitu aku menghapus kontak kakak bahkan memblokir semua social media yang berhubungan dengan kakak, karena aku pikir itu adalah cara paling ampuh untuk cepat melupakan seseorang dan aku tahu itu sangat kekanak-kanakan, karena aku tidak bisa berpikir dengan jernih saat itu akan tetapi aku diingatkan untuk meresponi masalah ini dengan cara yang berbeda karena aku tahu banget ini ujian dari Tuhan untuk mendewasakan aku dan membawa aku naik ke level yang lebih tinggi, aku baru sadar kalau aku tetap salah meresponi masalah ini, aku tidak akan lulus dan akan dicobai lagi, lagi dan lagi dengan masalah yang sama sampai lulus uji dihadapan Tuhan.
Aku pun mulai membuka blokiran social media kakak dan meminta maaf atas respon aku yang salah dan dia pun meminta maaf sehingga terjadi pemulihan dalam hubungan kita dan akhirnya kakak pun memberitahu alasan mengapa kakak menghindar dari aku dan apapun itu alasan kakak aku terima dengan senang hati kok. Mungkin kita memang tidak ditakdirkan untuk bersama ya kak. Walau dalam perjalanannya, aku terkadang merasa tidak sanggup bertahan dalam keadaan seperti ini. Terkadang aku bertanya “kamu lagi ngapain? Lagi dimana? Pelayanan dimana? Sudah makan atau belum? Sudah sampai dirumah?” akan tetapi jawaban yang aku dapat dari kakak selalu terkesan dingin dan hawa-hawanya menghindar masih terasa sehingga lama-kelamaan keingintahuan aku mengenai kakak harus aku simpan sendiri. Rasa rindu aku ke kakak sebisa mungkin aku pendam sendiri kak, dan itu sakit. Aku berusaha untuk tidak menghubungi kakak selama beberapa hari sampai kakak menyapa aku duluan walau hanya lewat bbm (Sabtu, 8 Agustus 2015) itu aku senang banget kak karena aku sama sekali tidak menyangka kakak akan bbm aku duluan karena sudah lama banget kakak nggak nyapa aku duluan padahal aku sudah memutuskan untuk nggak menghubungi kakak lagi karena memang aku tidak mau mengganggu kakak lagi dan menghalangi pelayanan kakak apalagi kakak mengatakan lagi berdiam diri dan ingin menenangkan pikiran. Ya walau kadang masih suka hubungin kakak sih hehe.
Kak, kakak itu secara tidak langsung sudah membuat aku berubah menjadi pribadi yang lebih baik tahu nggak? Pasti nggak tahu lah haha, mulai dari kebiasaan aku baca novel berubah jadi baca buku rohani bukan cuma baca tapi beli (secara nggak gitu suka beli buku) haha dan saat teduh yang tadinya masih bolong-bolong sekarang menjadi rutin setiap pagi. Tapi jangan GR dulu ya, aku berubah bukan karena kakak! Ingat itu, bukan karena kakak. Tapi karena aku mau menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari, aku sadar masih banyak hal yang harus diperbaiki dalam hidupku dan aku mau merubahnya satu per satu agar hidupku jauh lebih baik lagi dan biar rencana Tuhan dapat digenapi dalam hidup aku. Tidak ada sesuatu hal pun yang terjadi dalam hidup kita yang kebetulan dan mungkin Tuhan memakai kakak untuk menegur aku dan mejadikan aku pribadi yang lebih baik lagi.
Terlepas dari itu semua, perasaan aku ke kakak masih sama, aku masih sayang sama kakak entah sampai kapan kakak ada didalam hati aku? Biarlah waktu yang akan menjawabnya sambil aku meneruskan hidup ini #eeaaaa hahaha. Satu lagi kak, soal status in relationship aku di facebook, itu aku sengaja rubah karena aku mau dijodohin sama tante aku dan aku nggak mau dijodoh-jodohin dan aku mau kakak tahu itu biar nggak ada kesalahpahaman diantara kita dan ini merupakan bagian dari akhir cerita aku :
Maaf jika ada perbuatan aku yang menyakiti kakak..
Maaf jika ada perkataan aku yang melukai perasaan kakak..
Maaf jika sikap aku membuat kakak nggak nyaman..
Maaf jika aku suka nuntut kakak ini & itu..
Maaf jika sifat dan kelakuan aku masih kekanak-kanakan..
Maaf kalau sikap aku suka membuat kakak bingung..
Maaf kalau aku masih suka menghubungi atau mengganggu hidup kakak karena semuanya butuh proses.. Dan..
Terima kasih kak buat semuanya yang udah kakak lakukan untuk aku..
Terima kasih untuk kebaikan, kejujuran dan ketulusan hati kakak..
Terima kasih untuk semua pengorbanan dan kesabaran yang kakak tunjukkan ke aku..
Terima kasih untuk semua perhatian yang kakak kasih untukku..
Terima kasih untuk rasa suka, sayang dan cinta yang udah kakak berikan buat aku..
Terima kasih karena melalui kehadiran kakak yang singkat ini dihidupku udah membuat hidup aku lebih baik lagi..
Terima kasih untuk segalanya kak..
Sukses selalu ya kak dalam pelayanannya di Jakarta dan untuk tahun-tahun kedepannya dimanapun kakak ditempatkan agar selalu bisa jadi berkat, jadi suratan yang terbuka bagi banyak orang agar banyak orang dimenangkan melalui pelayanan kakak. Gbu always kak.
Salam,
Langganan:
Postingan (Atom)