Rabu, 19 Agustus 2015

Ciptaan Yang Baru

Jika Tuhan menginginkan mempelai wanita-Nya murni dan tak bercela, bagaimana kita, yang tidak murni dan sangat bercela ini dapat menjadi mempelai wanita-Nya?
"Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah," tulis Paulus kepada orang Kristen di Korintus.

Kedengarannya seperti tidak ada kesempatan bagi kita. Tetapi kemudian ia berkata, "Dan beberapa orang diantara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita." Ia meneruskan di dalam suratnya, "Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka."Ini mengajarkan kepada kita bahwa ada titik keberangkatan. Siapa kita dulu dan siapa kita di dalam Kristus sekarang sangatlah berbeda. Berhenti hidup untuk diri Anda, mulailah hidup untuk Kristus. Sekarang.

"Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian. Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar